NEWS  

Terungkap di Raker, Pemangkasan Gaji Petugas Kebersihan di DLH Bolmut Hoax

Raker Komisi III DPRD Bolmut Bersama DLH Bolmut
Raker Komisi III DPRD Bolmut Bersama DLH Bolmut

Identik.News — Polemik terkait isu pemangkasan gaji petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), berujung di Rapat Kerja (Raker) antara DPRD Bolmut dan DLH.

Dalam Raker tersebut, terungkap pemangkasan gaji petugas kebersihan oleh DLH ternyata tidak benar atau hoax.

Pasalnya, Kepala DLH Bolmut Mohammad Hidayat Panigoro mengungkap tak pernah melakukan pemangkasan gaji sepihak tanpa dasar apapun, Senin (06/02/2023).

“Tidak ada pemotongan gaji sepihak oleh kami (DLH Bolmut), yang ada kami menerapkan sistem penggajian sesuai indikator.

Adapun indikator yang dimaksud yakni ada empat, pertama luasan kerja, kemudian lama kerja, pendidikan dan resiko kerja,” ungkap Hidayat didepan anggota DPRD Bolmut.

Menurut Hidayat, indikator yang diterapkan pada petugas kebersihan tersebut merupakan bagian dari tujuan untuk mengefisienkan kerja dari setiap petugas kebersihan.

“Karena dengan adanya indikator ini, maka otomatis setiap petugas kebersihan akan melakukan pekerjaannya secara disiplin,” ujar Hidayat.

Disisi lain, kata Hidayat, pemberian gaji tepat sasaran.

“Jadi siapa yang sungguh-sungguh bekerja, dia yang diberi gaji penuh. Sebaliknya, bagi yang tidak bekerja, maka gajinya akan terpotong otomatis,” terangnya.

Sebelumnya, ketua Komisi III DPRD Bolmut Sartono Dotinggulo menanyakan hal tersebut kepada DLH Bolmut.

Ia memberikan kesempatan kepada Kadis DLH untuk menerangkan polemik terkait isu pemotongan gaji.

Terungkap di Raker, Pemotongan Gaji Petugas Kebersihan di DLH Hoax
Terungkap di Raker

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Bolmut Suriansyah Korompot ikut memberikan pernyataan, bahwa isu pemotongan gaji tersebut seakan seperti tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Saya juga mengapresiasi langkah DLH Bolmut. Karena ini menurut saya, untuk meningkatkan kinerja petugas kebersihan itu sendiri,” ucap Mas Bro sapaan akrabnya.

Dengan begitu, lanjutnya, tak ada lagi petugas yang tidak bekerja, kemudian mendapatkan pembayaran gaji full.

“Juga menjaga kewibawaan DLH dan Daerah ini (Bolmut). Langsung saja DLH Bolmut mengundang rapat seluruh petugas dan menyampaikan hal ini, agar tidak lagi beredar isu yang tidak benar alias hoax,” terangnya.

Senada dengan hal itu, Wakil Ketua DPRD Bolmut Saiful Ambarak ikut mengindahkan hal tersebut.

Menurut politisi Golkar ini, indikator itu lebih mempermudah DLH dalam mengindetifikasi siapa yang benar-benar bekerja, dan siapa yang tidak.

“Sehingga, dapat membentuk karakter setiap petugas untuk bertanggung jawab pada setiap wilayah kerjanya,” tuturnya.

Untuk diketahui, besaran gaji bagi petugas kebersihan yakni Rp1.800.000 hingga 1.300.000. Hal ini pun didasarkan pada indikator yang telah ditetapkan. (Svg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *