boltara

Pasar Sentral Gorontalo Jadi Sorotan: Megah di Anggaran, Bau di Lapangan

Kota Gorontalo – Pasar Sentral Kota Gorontalo kembali menjadi perbincangan publik. Alih-alih menjadi pusat aktivitas ekonomi yang nyaman, kawasan ini justru menuai keluhan akibat sepi pengunjung dan bau busuk yang menyengat di sekitarnya.

Pasar yang dibangun dengan anggaran fantastis mencapai Rp.63 miliar itu awalnya diproyeksikan sebagai pesaing Mall Gorontalo.

Dengan konsep modern, pemerintah menjanjikan pasar yang bersih, aman dan memberi kenyamanan bagi pedagang maupun masyarakat. Namun, realitas di lapangan jauh berbeda.

Sehari-hari pengendara roda dua, roda empat, hingga pejalan kaki kerap menutup hidung ketika melewati jalan sekitar Pasar Sentral.

Aroma tidak sedap yang menyelimuti kawasan tersebut menimbulkan pertanyaan besar; di mana kenyamanan yang pernah dijanjikan?

Publik menilai, yang tersisa hanyalah lips service pemerintah—indah didengar, tetapi tidak dirasakan manfaatnya.

Masyarakat seakan menjadi konsumen pasif dari kebijakan yang tidak berpihak pada kebutuhan nyata.

Tak pelak, kritik pun mengalir. Pemerintah Kota Gorontalo didesak segera merespons kondisi ini. Anggaran besar yang telah digelontorkan untuk membangun dan merenovasi Pasar Sentral jangan sampai sia-sia dan dianggap percuma oleh rakyat.

Warga mengingatkan, slogan “Tidak Ada Cirita” yang kerap digaungkan Pemkot bisa berubah menjadi “Bo Cirita” bila janji tinggal janji dan masalah di Pasar Sentral terus dibiarkan.

HUT Bolmut ke 19 tahun
HUT Bolmut ke 19 tahun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *