BOLMUT – Panitia kejuaraan daerah (Kejurda) drag race dan drag bike Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), bakal melaporkan dugaan fitnah yang disebarkan oleh beberapa akun di media sosial (Medsos) tentang penyebaran informasi palsu terhadap event tersebut.
Hal ini ditegaskan, oleh Ketua Panita event Kejurda, Suphan Hasan, Sabtu (08/11/2025).
Pasalnya, kata Suphan, oknum-oknum yang sengaja menyebarkan kegiatan yang tidak memiliki hadiah, adalah tidak benar.
“Kami akan menempuh jalur hukum. Jadi siapa yang menyebarkan status-status terkait kegiatan yang tidak ada hadiahnya, silahkan dibuktikan di jalur hukum nanti,” ujarnya.
Ia menekankan, terkait event yang tengah digelar tersebut, telah diatur dalam aturan dan sesuai standar operasional prosedur di Ikatan Motor Indonesia (IMI).
“Sebaiknya kalau tidak tahu aturan, jangan sembarangan melontarkan status di Medsos yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Disisi lain, Suphan juga mengungkap terkait nominal hadiah yang disediakan panitia merupakan standar resmi dari IMI.
“Kalau ikut event mau kejar duitnya, itu mamanya bukan pembalap. Tapi kalau kejar trofi dan sportivitas, itu baru pembalap,” tutup Suphan.
Diketahui, event drag race dan drag bike digelar di Boroko Timur, Kecamatan Kaidipang, dimulai sejak kemarin, Jumat hingga Minggu (7-9).








