Lima Jenis Penyakit Hepatitis, ini Yang Paling Berbahaya

Hepatitis
Ilustrasi Hepatitis (Foto: Pixabay)

IDENTIK.NEWS – Hepatitis merupakan penyakit yang mengacu pada peradangan hati, sehingga menyebabkan terjadinya gangguan pada fungsi hati. Hepatitis menjadi salah satu penyebab utama dari kanker hati.

Umumnya penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus, sehingga dapat ditularkan dengan mudah dari satu orang ke orang lainnya. Melansir dari Halodoc.com, berikut ini beberapa jenis hepatitis dan tipe yang paling berbahaya.

1. Hepatitis A

Penyakit hepatitis A merupakan infeksi hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A. Jenis hepatitis ini tidak menimbulkan efek jangka panjang, dan dapat ditularkan melalui makanan atau minuman yang telah terkontaminasi dengan feses dari pengidap. Hepatitis A ini dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi.

2. Hepatitis B

Penyakit hepatitis B merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis B dan berpotensi menimbulkan kanker hati dan sirosis hati yang dapat berujung pada kematian. Penularannya sendiri dapat terjadi melalui cairan tubuh pengidap, seperti darah, cairan dari alat kelamin, transfusi darah, dan lain lain. Sama halnya dengan hepatitis A, hepatitis B dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi.

3. Hepatitis C

Penyakit hepatitis C merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi hepatitis C. Virus hepatitis C menular melalui cairan tubuh. Umumnya virus ditularkan melalui darah, termasuk dalam prosedur transfusi darah. Berbeda dengan hepatitis A dan B, hingga kini belum ada vaksin yang ampuh dalam menangkal virus hepatitis C.

4. Hepatitis D

Penyakit hepatitis D termasuk penyakit yang jarang terjadi, karena virusnya hanya bisa berkembang saat seseorang memiliki virus hepatitis B dalam tubuhnya. Karena hal tersebut, virus hepatitis D dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi hepatitis B. Virus hepatitis D sendiri dapat ditularkan saat seseorang bersinggungan langsung dengan darah pengidap hepatitis D.

5. Hepatitis E

Hepatitis E merupakan penyakit yang ditularkan melalui infeksi virus hepatitis E. Penyakit ini umumnya ditemukan pada wilayah dengan kebersihan yang kurang, serta dapat menular melalui konsumsi air yang telah terkontaminasi dengan virus hepatitis E. Penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu 4-6 minggu. Dalam kasus yang parah, penyakit ini dapat berkembang menjadi gagal hati akut yang berujung pada kematian.

Baca Juga: Kasus Hepatitis Akut Misterius, Orang tua Diminta Waspadai Gejala Awal bagi Anak

Selain kelima jenis hepatitis tersebut, ada juga jenis hepatitis yang disebabkan oleh konsumsi alkohol secara berlebihan. Saat seseorang mengonsumsi alkohol secara berlebihan, alkohol dapat memicu terjadinya sirosis hati atau kegagalan pada organ hati. Penyakit hepatitis jenis ini tidak menular. Bukan hanya alkohol saja, konsumsi obat-obatan dalam jangka panjang juga bisa menjadi penyebab hepatitis.

Pada kasus yang jarang terjadi, hepatitis juga dapat terjadi karena sistem imun tubuh yang lemah, sehingga sistem imun menganggap organ hati sebagai ancaman, dan menyerang organ tersebut. Jika sudah terjadi, maka peradangan pada hati tidak dapat dihindari, sehingga memicu kerusakan organ hati.

Di Antara Kelima Jenis Tersebut, Mana yang Lebih Berbahaya?

Di antara beberapa jenis hepatitis yang telah dijelaskan tersebut, jenis hepatitis yang paling berbahaya adalah hepatitis B dan hepatitis C. Disebut paling berbahaya karena keduanya dapat berkembang menjadi sirosis hati. Nah, sirosis hati sendiri merupakan kondisi yang terjadi saat jaringan hati yang normal digantikan dengan jaringan parut melalui proses secara bertahap.

Jaringan parut tersebut kemudian akan memengaruhi struktur normal dan regenerasi dari sel-sel hati. Lama-kelamaan jaringan parut tersebut akan membuat sel-sel hati menjadi rusak dan mati, sehingga hati secara bertahap kehilangan fungsinya. Jika sudah terjadi, risiko pengidap mengalami kanker hati akan meningkat.

Hanya sebagian kecil kasus hepatitis B yang berubah menjadi hepatitis kronis dan berlanjut menjadi sirosis hati. Sedangkan pada pengidap hepatitis C yang tidak segera diobati, kondisi tersebut akan berkembang menjadi sirosis hati. Jadi, bisa disimpulkan bahwa jenis hepatitis C merupakan jenis hepatitis yang paling berbahaya ketimbang hepatitis B.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *