BOLMUT  

Ketua DPRD Bolmut Apresiasi Pencanangan Gerakan ‘Marijo Bakobong’

Ketua DPRD Bolmut Frangky Chendra (Kiri) dan Pj Bupati Bolmut Sirajudin Lasena (Kanan)
Ketua DPRD Bolmut Frangky Chendra (Kiri) dan Pj Bupati Bolmut Sirajudin Lasena (Kanan) (Foto: identik)
BOLMUT – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Frangky Chendra mengapresiasi pencanangan gerakan Marijo Bakobong yang berarti ajakan untuk berkebun, Jumat (01/02/2024).

Hal itu disampaikannya menyusul dicanangkannya gerakan tersebut oleh Pemerintah Kabupaten Bolmut di Kecamatan Bintauna pekan kemarin.

Sebelumnya, Frangky Chendra mendampingi Penjabat Bupati Sirajudin Lasena mencanangkan gerakan ‘Marijo Bakobong’. Kegiatan itu dipusatkan di Kecamatan Bintauna, Kamis (25/01/2024).

Marijo Bakobong yang berarti mari kita berkebun itu, diketahui merupakan inovasi Pemerintah Daerah (Pemda) Bolmut.

Ketua DPRD Bolmut Frangky Chendra di kegiatan tersebut mengatakan, meminta kepada masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk ditanami tanaman holtikultura. Hal itu kata dia untuk mendukung program ketahanan pangan keluarga.

“Marijo Bakobong ini saya harap dapat dilakukan juga di seluruh desa-desa di Bolmut. Dengan menanam tanaman hortikultura melalui lahan pekarangan rumah atau lahan kosong,” kata ketua DPRD Frangky Chendra.

Ketua DPRD Bolmut Bersama Pj Bupati Melakukan Penanaman
Penanaman Bibit Cabai, Tomat dan Sayur-sayuran

Frangky menuturkan, dengan dukungan dari pemerintah desa dan kecamatan, masyarakat akan terpacu untuk melakukan hal yang menjadi solusi ekonomi keluarga.

“Dengan di tanaminya pekarangan dengan tanaman cabai, tomat, dan sayur-sayuran, minimal masyarakat tidak lagi membeli kebutuhan tersebut,” tuturnya.

Sebelumnya, Pj Bupati Bolmut Sirajudin Lasena dalam sambutannya mengatakan, program Marijo Bakobong itu telah dilakukan dan dilakukan pelaporan ke pemerintah pusat setiap tiga bulan.

Sekda Bolmut (kiri), Ketua DPRD Bolmut (tengah) dan Pj Bupati Bolmut (kanan)
Sekda Bolmut (kiri), Ketua DPRD Bolmut (tengah) dan Pj Bupati Bolmut (kanan)

“Hal ini juga merupakan arahan dari pemerintah pusat bahwa, ketersediaan komoditas pangan di setiap daerah harus terus dipantau harganya,” kata Sirajudin.

Pencanangan gerakan ini kata dia, merupakan bagian dari langkah Pemda Bolmut dalam mencegah terjadinya inflasi terhadap bahan pokok khususnya komoditi pertanian.

“Kasus di daerah kita ini yakni harga yang naik turun. Itu tidak bisa diintervensi oleh Pemda karena apa ? Karena stok komoditi ini tidak ada di kita. Seperti contoh bawang merah dan putih,” tuturnya.

Demikian juga kata dia, dengan kenaikan harga cabai pada Desember 2023 lalu.

“Ini kan, masalahnya karena stok di petani kita kurang. Akhirnya dia menjadi langkah dan harganya ikut naik,” sebutnya.

Penanaman Cabai, Tomat dan Sayur-sayuran
Penanaman Cabai, Tomat dan Sayur-sayuran

Lebih lanjut, gerakan Marijo Bakobong itu diharapkannya dapat menjadi solusi dalam menjaga komoditas pangan di Kabupaten Bolmut.

“Ini juga bagian dari pemantik. Jadi kepada Camat dan Sangadi-sangadi, segera ditindaklanjuti,” jelasnya.

(Advetorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *