KABUPATEN GORONTALO — Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, Ghalieb Lahidjun, kembali melaksanakan agenda Reses Masa Persidangan Ketiga Tahun 2024–2025 pada Kamis malam, 26 Juni 2025. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.30 hingga selesai itu, digelar hangat dan penuh keakraban, dengan kehadiran berbagai tokoh masyarakat, simpul partai politik, serta warga dari 12 kecamatan di Kabupaten Gorontalo.
Reses kali ini tidak hanya menjadi ajang pelaporan kinerja, namun juga menjadi wadah silaturahmi dan penyerapan aspirasi langsung dari masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut para Ketua PK dan PD Partai Golkar, tokoh masyarakat, serta konstituen yang sebelumnya ikut memberikan dukungan politik kepada Ghalieb.
Dalam pemaparannya, Ghalieb menyampaikan capaian dan perjuangannya selama menjabat di DPRD Provinsi Gorontalo. Suasana forum semakin dinamis ketika sejumlah tokoh masyarakat diberi kesempatan menyampaikan aspirasi secara terbuka. Sejumlah nama seperti Harun Noho, Siane Mohodongan, Irfan Angge, Ludin Olii, dan Guntur Pakaya turut menyuarakan beragam isu penting, mulai dari pendidikan, pelayanan kesehatan, persoalan sosial, hingga pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Lebih dari sekadar menyuarakan aspirasi, para tokoh juga menitipkan pesan moral dan budaya kepada Ghalieb, mengingat dirinya merupakan bagian dari masyarakat adat Gorontalo dan turut membidangi persoalan sosial dan kemasyarakatan di lembaga legislatif.
“Pak Ghalieb adalah bagian dari kita, masyarakat adat Gorontalo. Karena itu, kami titip pesan para leluhur: ‘Jaga olehmu adat istiadat, supaya harum namamu sampai pada anak cucumu’,” ujar Ruslan Tatu, salah satu tokoh masyarakat yang hadir.
Mengakhiri kegiatan tersebut, Ghalieb menyampaikan pesan politik yang mengajak masyarakat Dapil III untuk terus menjaga dan memperkuat representasi di parlemen.
“Untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat di 12 kecamatan secara maksimal, saya berharap para tokoh dan masyarakat Dapil III memegang teguh prinsip: ‘Jangan Diganti, Jangan Ditukar, Mari Kita Tambah!’,” tutup Ghalieb Lahidjun disambut tepuk tangan para hadirin.


